Sebelum Engkau Siap Bertanggung Jawab

Oktober 23, 2014

“Cinta itu tanggung jawab.”
—99 Cahaya di Langit Eropa

Saat kau belum siap bertanggung jawab memastikan kabahagiaan seseorang, jangan memasukkannya ke hidupmu. Saya akhirnya percaya, urusan perasaan itu berbahaya. Selalu percaya, luka apapun yang kautoreh di hati orang-orang yang tulus mencintaimu akan dicatat bumi dan langit baik-baik, untuk dibacakannya kembali padamu di lain hari lewat orang serupa atau yang lain, lewat luka yang sama atau yang mirip.

Makanya aneh, kata sahabat saya, saat orang-orang bisa naik awan karena begitu banyak yang mencintainya, bisa merasa aman saat menyakiti perasaan seseorang dengan sengaja, tidak berhati-hati dalam menyikapi cinta orang lain. Mana tahu kita hari ini adalah bentukan sekumpul doa-doa orang yang mencinta dan membenci kita?

Saat kau belum siap memastikan kebahagiaan seseorang, jangan memasukkannya ke hidupmu, sengaja membekalinya kenangan dan harapan yang mengiris-iris kekuatannya. Hati adalah kerak telur dan doa-doa serupa palu. Manusia bisa saling menjaga, atau sekali berpukulan hingga berdarah.

Mari berhati-hati dengan cinta yang jatuh di tangan maupun hati!

freehdwalls.net
Makassar, 09 Oktober 2014

You Might Also Like

7 komentar

  1. *termenung* *menerawang jauh*
    Tulisan ini bikin mikir.


    Btw, jenis hurufnya memang berbayang atau mataku yang bacanya nggak beres, Azure?

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang jenis fontnya, kak ikaff. duh, makasih sudah mampir ya, kak.. :*

      Hapus
  2. Balasan
    1. makasih sudah membaca, kak adi, kak ayu... ^_^

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Sudah lama Z tahu, urusan perasaan memang berbahaua. Terlalu berbahaya malah!

    Selalu sukak dengan tulisan Fiqah yang seperti ini... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin lebih tepatnya sering meremehkan ya, kak? Makasih banyak sudah kenan mampir membaca tulisan2 fiqah, kakak aida.... ^_^

      Hapus

Say something!

Subscribe