Semacam Ucapan Perpisahan

Januari 22, 2014

Mencintai berarti belajar untuk tidak memiliki apa-apa
selain dari yang kau cinta.
-Fitrawan U, Penggalan puisi Akhirnya Nanti-


Sebenarnya satu kali saja kaukatakan, "Jangan pergi!", satu kali saja, aku pasti akan menurut, dan aku masih akan berjalan di sampingmu dengan senyum yang sama, dengan telinga yang sama. Meski aku tahu jalan kita berbeda. Aku berjalan pergi dari seseorang, kau berjalan datang menuju seseorang. Kalaulah saat ini kita berjalan berdampingan, tapi aku cuma perjalananmu, bukan tujuan. Sementara aku sedang mencari tujuanku, berbahayanya sebab bisa saja itu menjadi dirimu. Itulah mengapa cepat atau lambat, niscaya perpisahan kita! 
 
Oh ya, kurasa sudah waktunya kau membuat tujuanmu jelas. Kaubertahan hidup di dunia yang abu-abu itu tak akan baik. Kau bakal terlalu banyak luka sendiri, terluka yang mungkin tak perlu. Beberapa hal harus keluar dari sangkaan dan diwujudkan dalam pembicaraan-pembicaraan yang layak. Aku hanya takut kau kehabisan waktu untuk melakukannya. Bagaimanapun, orang-orang harus memilih untuk melepas atau sekalian mengejar cintanya sampai mati. Dan kau tak bisa memperjuangkan apa-apa hanya dengan memikirkan dan menyangka-nyangkanya saja.

Aku mendoakanmu. Doakan aku juga. Semoga jalan cinta kita berdua indah, dan kita bisa membagi senyum dan cerita di masa yang entah kapan, kelak.

Berbahagialah, dan baik-baiklah, Kita! 

You Might Also Like

2 komentar

  1. mungkin ini kisah sedih, tapi mungkin.!
    kerana dengan keyakinan juga kata"mu, sungguh membuat semua jadi 'tegar' .
    nice writing @ rafiqah.

    BalasHapus

Say something!

Subscribe