tertangguh

Januari 01, 2014


ada hujan terbentang antara bibirmu dan keningku.
bila alis aku lupa terbangun, ia cair sebagai air mataku.

ada hujan terbentang antara bibirmu dan keningku.
saban genangan telah ramai mengisi jalan-jalan, ia menguap ke kelopakmu.

ada hujan terbentang antara bibirmu dan keningku.
barangkali entahkah mataku ataukah matamu,
salah duakah ataukah salah satu
telah payah menunggui kita hanyut
dan mati dalam bibir yang paut.


.2014

You Might Also Like

0 komentar

Say something!

Subscribe