Kenapa-kenapa dan Tapi

Desember 07, 2013


Kenapa aku menghindarimu, kenapa tidak mengangkat telepon, membalas sms. Kenapa begitu jahat padamu? Kumohon jangan pernah tanyakan. Sebab entah bagaimana pun kupikirkan, tetap aku sendiri tak bisa menjawab.

Kenapa aku tak pernah tak tertawa? Kenapa padamu aku bisa selalu tertawa bahkan di saat ingin sekali menangis? Perasaan macam apakah? Aku memohon pada diriku untuk tak bertanya, tapi entah bagaimana kucoba, semakin aku tak bisa.

Aku hanya mengkhawatirkan melupakan peringatanmu sejak awal; untuk tak pernah salah menyangka, apapun yang kau lakukan, apapun yang terjadi.
Aku hanya khawatir bahwa drama usia membuatku benar-benar semakin pelupa.
Jadi kumohon jangan bertanya sebisamu, bila akhirnya di masa depan kau juga harus kulupakan.



-------melintas ^_^ hehe---------

You Might Also Like

0 komentar

Say something!

Subscribe