Untuk Pepuisi

Juli 01, 2013

Kali ini, harus ada yang menjawabkannya untukku sebelum kau tiba di kalimat akhir.

Jika aku membaca lalu cemburu, lalu tetap membaca meski tahu masih cemburu, lalu selalu membaca dan cemburu, akan membaca sekali lagi dan tak habis-habisnya cemburu. Menurutmu, apa harusnya aku berhenti saja membaca?

Tapi jika jadinya aku cemburu lalu penasaran, lalu tetap cemburu meski tahu masih akan penasaran, lalu selalu cemburu dan penasaran, akan cemburu lagi dan tak habis-habisnya penasaran. Menurutmu, apa penasaran itu menjadi dosa?

Jika aku harus tak membaca demi tak berdosa, mencintaimu membuatku menabung neraka dalam tulisan-tulisan yang selalu kupaksa lahir belia demi tak terluka.
Acapkali, melelahkan sekali.





.juni
.di depan tiga cangkir kopi kosong,
memilih tak meniduri gunda.

You Might Also Like

0 komentar

Say something!

Subscribe