Rahinah

Mei 10, 2012



"Luar biasa!".
Kata ini selalu terhenti di ujung jari.
Tak pernah merupa.
Kenapa?
Kukira ia menjelma amatir tipa bersitatap pada sajak yang kau himpun.
Jemariku malu menelurkannya pada dua pasang matamu.
Ah, Itulah masalahnya!

You Might Also Like

0 komentar

Say something!

Subscribe