Kisah "Bersambung"

Maret 22, 2012

>Hotel Grand Palace Makassar, 20-21 Maret 2012




Bukannya satu sama lain tidak menyadari,
dua hari kemarin adalah kebersamaan yang cukup lelah, bukan?
Pada perjalanan, kegiatan menunggu kita ditiap jeda, Dan anak-anak tangga empat lantai yang mungkin mulai menghafalkan jejak-jejak kaki kita.

Kita banyak sekali tertawa.
Dan bukankah juga kita kadang lelah tertawa diantara beribu guyonan yang makin menerangkan siapa aku, kamu, dan dia?

Saudariku sayang...
Mungkin dua bait puisi Sapardi ini sudah menempel dialam bawah sadar kalian karena seringnya ku repetisi. Meski mual perut kalian mungkin mendengarku dengan suara yang terbatuk-batuk (kadang-kadang), aku suka membacanya.

*
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
seperti isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.
**

Tapi...
Aku tak ingin mencintai kalian dengan demikian,
karena mengungkapkan "kita" tak pernah
menjadi begitu sederhana.

Tahukah kalian Saudariku...
adalah canda yang kusengaja ketika kubilang,
Definisi cinta itu mudah.
"Cinta = dirimu"

Ah, kata kak Tri Sugiarti, kita itu seperti pelangi. Aku menyimpul senyum saat membacanya.
Mengorek imajinasi pada tumpukan nama-nama kalian satu-satu.
selalu saja harum.

Jadi apakah sudah berakhir?
belum.
kisah kita belum selesai.
Ia selalu bermula disini.
Dan dimulai lagi hari esok dan esoknya lagi.
bukankah selama masih ada air dan matahari, kita selalu bisa mengimpi pelangi?
Ya.
begitulah kita dalam cinta,
saling mengabadikan.

Catatan ini juga tak akan berakhir pada tanda (.) titik..
aku, kamu, dia,
kita sudahi saja dengan kata
"bersambung"

***



_Azuza S. Moarum_

You Might Also Like

0 komentar

Say something!

Subscribe