Benarkah? Yakin?

Mei 08, 2011



Kamu tumbuh menjadi gadis manis. Usiamu yang masih muda telah membukakan kesempatan bagimu untuk mengenal nyanyian alam cinta.

Bagiku, cinta kasih adalah proses yang menyertai manusia dalam mengarungi badai semesta. Berarti, cinta kasih semacam itu menyuburkan proses pendewasaan.

Pemahamanmu tentang cinta, dibawa sejak anak-anak. Kasih Sang Ibu telah mengukir warna-warni kecerahan hidup dalam jiwa. Namun, pada masa transisi pendewasaan diri, perubahan definisi cinta bagimu bukanlah hal yang paling fundamental. Definisi boleh berbeda, namun hakekat tetap sama.

Tuhan Maha Kasih, bahkan sangat pengasih. Segala yang dihadirkanNYA di Bumi dan alam raya, adalah mozaik kebaikan. Seiring dengan perubahan hakekat cinta dari esensi fitrahnya definisi pun mengalami degradasi atau perubahan makna.

Banyak pemuda akhirnya terpikat oleh senyum dan keramahanmu. Sebab kau memiliki kelebihan tersendiri dibanding gadis lainnya. Aku sendiri terkagum-kagum melihat penampilanmu. Siapa pun pasti tertarik, namun segan berbuat kurang ajar.

Dalam lembaran hidupmu, mungkin baru ada satu kalimat cinta, "Aku sayang padamu, Ibu". Namun, aku yakin kalimat yang hampir sama juga akan melintas dalam benakmu, dan ditujukan kepadaku. Kendati pun maknanya tak selevel dengan Sang Ibu.


#MN

You Might Also Like

0 komentar

Say something!

Subscribe