Murobbiyahku itu . . .

Januari 21, 2011



Murobbiyahku itu wanita yang menawan dalam pandangan
hanif dalam lisan
dan mulia dalam akhlaknya.

Murobbiyahku itu wanita yang mengesankan
dengan kesabaran ia memahami kami, meski sering tersakiti.
dengan kezuhudan ia menyentuh hati-hati hingga ia tertarik.
dengan ketangguhannya ia mampu tetap berdiri menerjang ganas dunia demi mengusap lembut hati kami dalam majelis-majelis.
dengan semangatnya ia mampu membuat mata terantuk menjadi terbe­lalak dan tak rela kehilangan sepatah pun kekata lisannya.
dengan kecerdasannya, ia mampu mengajak kami berpikir keras, sesekali terlibat dalam gagasan. seolah kita tengah menjelajah dunia-du­nia islam dan berlintas sejarah,
dengan kelembutan nurani, ia selalu mampu menyergap hanyut jiwa, se­sekali tersenyum, terkadang haru.

meski begitu, tak pernah ada yang tahu isi hatinya,
suatu kali mungkin ia pernah menangis karena lelahnya dalam dakwah, namun ia bertahan.
suatu kali ia mungkin pernah disergap marah, namun ia rela bersabar.
suatu kali ia mungkin pernah kecewa pada keadaan kami, namun ia tawakkal.
suatu kali mungkin ia pernah berada diujung kesabarannya, namun ia se­tia. Ia setia membangun agama ini, ia setia memperjuangkan kebenaran, ia setia menyuarakan risalah Allah, hingga detik ini.
Kami berbeda, namun Murobbiyahku itu sekerasnya mencoba membaurkan diri.
kami berbeda, namun kita selalu saling mengerti.
kami sungguh berbeda, ketika ia kemudian berkata, “saya jadi agak cerewet semenjak bersama kalian”, kami hanya saling tatap dan tertawa.

Murobbiyahku itu
Sangat mempesona, diluar yang ditutupi Allah dari kesejatiannya.
Sungguh,
dan jikapun tersingkap sedikit aib dirinya, kami harap justru menjadi penyubur cinta.
banyak teladan yang tlah terambil.
seakan ia menjadi tangan Allah, menuntun ketika dunia gelap dari cahayaNya.
seakan menjadi suara kebaikan, yang selalu menyegarkan kalbu, menjadikan rindu menyengat di tiap majelis-majelisnya.
seakan jika ada kebaikan yang mampu ku persembahakan untuknya, kan ku berikan setulusnya.
Murobbiyahku yang bernama keindahan itu.
Sungguh, Allah menjadi saksi,
kami mencintaimu k’.. Illah, Fillah….

_F.I.Q.A.H_

You Might Also Like

0 komentar

Say something!

Subscribe