PERKEMBANGAN KONSUMSI ROKOK DI KALANGAN MASYARAKAT EKONOMI RENDAH

Desember 09, 2010


STUDI KASUS MASALAH KESEHATAN
Oleh :
RAFIQAH ULFAH MASBAH


Dalam Ekonomi kesehatan,
MEMBELI ROKOK = MEMBAYAR KEMATIAN DENGAN MAHAL
           
Realitas memperlihatkan bahwa rokok seperti menjadi rekan keseharian masyarakat di zaman ini, terutama di Indonesia. Seperti yang kita semua ketahui, rokok adalah satu dari produk pembunuh paling mematikan. Tercatat bahwa jumlah kematian per harinya dari dampak rokok di Indonesia setara dengan kematian penumpang 5 pesawat terbang. Namun, yang sangat disayangkan seolah pihak-pihak atau instansi pemerintahan menutup mata dalam penanganan kasus ini.
            Hal yang paling miris sebenarnya terjadi di negeri kita saat ini adalah kenyataan bahwa grafik pertumbuhan konsumsi rokok di kalangan masyarakat menengah ke bawah semakin tinggi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa ternyata salah satu factor pesatnya konsumsi rokok ini adalah kapasitas pengetahuan yang tidak memadai tentang dampak negative atau bahaya rokok bagi kesehatan. Hal ini didasarkan pada pendataan laju pertumbuhan konsumsi rokok dari masyarakat tingkat elit sampai ke bawah. Data tersebut menunjukkan adanya penurunan konsumsi rokok di kalangan masyarakat elit dengan kapasitas pengetahuan yang memadai, dan justru meningkat secara signifikan pada masyarakat strata rendah yang tabu terhadap pengetahuan tentang bahaya rokok tadi.
            Masalah ini seharusnya menjadi tanggung jawab bersama masyarakat dan pemerintah. Pokok permasalahan utamanya adalah bagaimana membangun ‘kesadaran’ akan besarnya bahaya rokok terhadap kesehatan. Cara terbaik yang bisa menekan masalah ini adalah dengan menggencarkan penyuluhan-penyuluhan di masyarakat khususnya masyarakat tingkat menengah ke bawah. Serta harus adanya dukungan besar dari pemerintah dan pengadaan pergantian atau pengalihan masukan dana dari penjualan rokok dengan bentuk lain yang bisa memenuhi penganggaran APBN pemerintah. Upaya penekanan laju konsumsi rokok ini tentu akan sangat membantu dalam pemenuhan tingkat kesehatan yang lebih baik di negeri kita tercinta ini, Indonesia.

You Might Also Like

0 komentar

Say something!

Subscribe